!!> PDF / Epub ☆ Morning, Gloria : Destiny of Twilight and The Dawn ✪ Author Devi Eka – Dcrjservices.co.uk

Morning, Gloria : Destiny of Twilight and The Dawn pdf Morning, Gloria : Destiny of Twilight and The Dawn, ebook Morning, Gloria : Destiny of Twilight and The Dawn, epub Morning, Gloria : Destiny of Twilight and The Dawn, doc Morning, Gloria : Destiny of Twilight and The Dawn, e-pub Morning, Gloria : Destiny of Twilight and The Dawn, Morning, Gloria : Destiny of Twilight and The Dawn de9adef2fd2 Gloria, Ia Tak Menyukai Senja Baginya, Senja Hanya Akan Memadamkan Semuaharapannya Namun, Kini Seorang Lelaki Senja Hadir Dan Menelusup Ke Dalam Hatinya.Avond, Seorang Lelaki Yang Mencintai Masa Lalunya Segenggam Cinta Yang Tak Tersampaikan Sebongkah Rindu Yang Tak Pernah Usai Tapi, Itu Dulu, Sebelum Gadis Fajar Itu Muncul Di Hadapannya.Kisah Gadis Fajar Dan Lelaki Senja Ke Mana Cinta Mereka Bermuara Ataukah Mereka Akan Seperti Fajar Dan Senja Yang Tak Pernah Bertemu


10 thoughts on “Morning, Gloria : Destiny of Twilight and The Dawn

  1. says:

    1.5 bintang.Review lengkap 1.5 bintang.Review lengkap


  2. says:

    Judul Morning, Gloria Destiny of Twilight and the DawnPengarang Devi EkaPenerbit de TEENSTebal 310 halamanCetakan Pertama, April 2014ISBN 9786022555636Ah, mainstream, nih Eh, ngga deng Eh, tapi agak agak mainstream, nih Eh, Eh, Eh, Aku bingung kenapa oran orangt menyukai sunrise dan sunset Bukankah mereka hanya fenomena alam yang hanya terlihat sementara Kenapa kau tak menyukai hal yang selamanya Bukankah itu lebih bagus hal 11 Perdebatan antara sunrise dan sunse Judul Morning, Gloria Destiny of Twilight and the DawnPengarang Devi EkaPenerbit de TEENSTebal 310 halamanCetakan Pertama, April 2014ISBN 9786022555636Ah, mainstream, nih Eh, ngga deng Eh, tapi agak agak mainstream, nih Eh, Eh, Eh, Aku bingung kenapa oran orangt menyukai sunrise dan sunset Bukankah mereka hanya fenomena alam yang hanya terlihat sementara Kenapa kau tak menyukai hal yang selamanya Bukankah itu lebih bagus hal 11 Perdebatan antara sunrise dan sunset mewarnai dialog Gloria dan Bella Bella heran mengapa banyak orang yang sangat tergila gila pada kedua hal yang hanya sementara itu Tapi Gloria punya pendapat lain Sunrise yang ia cintai memberikan semangat yang akan selalu hadir di setiap paginya Ia berharap sunrise akan selalu membuka harinya dengan ceria Semoga.Tak hanya Bella yang mendebatkan masalah sunrise dan sunset Avond, si lelaki senja, berusaha sekuat tenaga agar Gloria menyukai sunset Tapi, ia hanya bisa menerka, apakah yang dikatakan orang orang itu bahwa fajar dan senja takkan bisa bersatu Entahlah, yang jelas, bersama Avond, keceriaan hidupnya bertambah Hingga ia berharap bahwa gadis fajar dan lelaki senja dapat bersatu.Awalnya, saya dan teman saya yang kebetulan juga membaca menganggap novel memberikan tema yang kacangan Yang sudah banyak di pasaran But, actually it s different Totally different Berada di tengah perjalanan bersama Gloria dan Avond membuat saya terhanyut dan semakin menerka apa yang akan terjadi Devi Eka mengemas cerita dengan unik Ia sudah memberikan beberapa konflik penting di awal cerita Tapi itulah yang membuat kami terheran heran Mi, ini pasti ceritanya mainstream banget Kayaknya iya deh, Yung Udah ketebak banget kalau Gloria cuman berharap sama Avond dan ending nya bakal sama Avond Iya, tapi yang aneh, Mi, kenapa udah diceritain di awal, ya Kan jadi kita ga perlu baca semua isi buku Orang ending nya udah ketebak Iya, sih, Yung Ya udah lah, be professional Aku cuman disuruh ngeresensi, kok Ya dibaca aja sampe beres Perkara mainstream apa nggal ya urusan penulisnya Hahaha Itulah yang menjadi bahan perbincangan kami selama membaca novel ini Tapi harus kami akui secara jujur kalau kami salah Memang Gloria mencintai Avond dan begitu pula sebaliknya Tapi alur yang diberikan sangat di luar dugaan, termasuk mengenai para tokoh pendamping.Cinta Flora yang tumbuh karena memang kita tanam dan dinanti Tetapi, terkadang ia tumbuh sendiri Cinta yang pertama ialah cinta yang memang ingin kita miliki dan kita sadar akan hal itu Cinta yang kedua adalah cinta pandangan pertama ketika ada getaran di dalam dada saat bertemu,Saya nyaris tidak menemukan kesalahan di dalam novel ini Hanya ada beberapa keluputan dalam memberikan spasi pada hal 10 baris ke 5 dari bawah, hal 152 baris ke 6 dari bawah, hal 171 baris ke 10 dari bawah, dan hal 291 baris ke 2 dari bawah Hanya itu saja, sih Overall, I very love it It s unique Dan dari 5 bintang saya memberikan 10 bintang Eh, ga bisa ya Oke, deh saya akan member semua bintang saya buat Morning, Gloria Nice job, girl Salam resensor aninditaninda


  3. says:

    Kovernya mirip menuju h , nggak tau siapa yang terinspirasi siapa. Tapi yang paling bikin sedih setting Belanda dan cerita ibarat dua hal yang disajikan secara terpisah Tokoh diajak jalan jalan ke beberapa tempat di Belanda untuk menunjukan bahwa cerita terjadi di Belanda.Kenapa sedih, karena saya lagi jatuh cinta sama Belanda dan tidak menemukan Belanda di novel ini yang katanya ber setting Belanda.


  4. says:

    Saya baru kenal penulisnya yang ternyata bertetangga desa dengan saya D Kovernya eye catching euy Logika cerita yang gagal terjalin Terlalu telling Niatnya emang buat mendeskripsikan setting, tapi terlalu berlebihan, sehingga 3 halaman cuma dibuat nyeritain sebuah tempat yang gak ngaruh ngaruh amat sama jalan cerita Yang lainnya udah saya sampaikan langsung ke penulis D.Semoga novel berikutnya jauuuh lebih bagus dari yang ini.


  5. says:

    aku suka crita brbau cuaca tapi aku gk suka sama cerita yg dari hal prtama sampai 3 4 tebel buku critanya si A sama B, eh endingnya gk sama diaaku tau penulis mngkin bikin kejutan di akhir gk sama dia..tp aku sbel ajatapi dri crita ini aku jd pngin bikin crita klo fajar dan senja jg bisa bersatu lhoojd yg tdnya aku mau ksih binta dua,kukasih tiga deh


  6. says:

    Saya sebenarnya merasa bersalah memberikan satu bintang untuk buku ini, tapi rasanya saya juga tidak punya alasan untuk memberikan rating lebih tinggi dari ini Terlalu membosankan, itulah kesan yang saya dapatkan saat pertama kali membaca novel bercover indah ini Ya, sejujurnya satu alasan itulah yang membuat say dulu terdorog untuk membawa buku ini ke kasir, dan sepertinya memang benar apa kata pepatah, Jangan menilai sebuah buku dari sampulnya , karena pada akhirnya keindahan sampul itu ada Saya sebenarnya merasa bersalah memberikan satu bintang untuk buku ini, tapi rasanya saya juga tidak punya alasan untuk memberikan rating lebih tinggi dari ini Terlalu membosankan, itulah kesan yang saya dapatkan saat pertama kali membaca novel bercover indah ini Ya, sejujurnya satu alasan itulah yang membuat say dulu terdorog untuk membawa buku ini ke kasir, dan sepertinya memang benar apa kata pepatah, Jangan menilai sebuah buku dari sampulnya , karena pada akhirnya keindahan sampul itu adalah satu satunya yang bisa saya nikmati Cerita yang ditawarkan terlalu mainstream, disajikan dalam kalimat kalimat kelewat puitis, dan dirangkai dalam susunan konflik yang tidak terjalin dengan baik Sungguh saya menghargai waktu yang disisihkan penulisnya hingga novel setebal 300 halaman ini bisa tercipta Saya mengerti bahwa menulis cerita sepanjang itu butuh effort yang luar biasa Tapi ibarat seorang kelaparan, novel ini adalah seteko besar air putih bagi saya membuat perut penuh, tapi tidak mengenyangkan sama sekali


  7. says:

    Ada beberapa alasan aku nggak suka buku ini 1 Bahasanya terlalu puitis sampai nggak nyaman bacanya atau lebay Kaya bulu mata yang seperti talang air, aku nggak ngerti apa maksudnya Atau senyum bayi, aku nggak ngeh sampai sekarang.2 Terlalu banyak percakapan yang menurutku nggak penting penting amat 3 Konfliknya yang terlalu banyak dan menumpuk bikin aku bosen _ 4 Kebanyakan tokoh dan hubungannya yang muter muter sama tokoh lain bikin aku pusing berat _ 5 Tokoh utama yang terlal Ada beberapa alasan aku nggak suka buku ini 1 Bahasanya terlalu puitis sampai nggak nyaman bacanya atau lebay Kaya bulu mata yang seperti talang air, aku nggak ngerti apa maksudnya Atau senyum bayi, aku nggak ngeh sampai sekarang.2 Terlalu banyak percakapan yang menurutku nggak penting penting amat 3 Konfliknya yang terlalu banyak dan menumpuk bikin aku bosen _ 4 Kebanyakan tokoh dan hubungannya yang muter muter sama tokoh lain bikin aku pusing berat _ 5 Tokoh utama yang terlalu cepat jatuh cinta Halaman 12 mereka ketemu, halaman 36 mereka saling jatuh cinta 36 Adanya kata kata yang bikin nggak ngeh Kaya celana jin dan sepatu ked Itu mungkin maksudnya celana jeans sama sepatu kets kali ya 7 Bagian ending yang perlu beberapa kali bacanya Ini super bikin puyeng _ Oke, itu aja Tapi tetep ya, keep writing buat Mbak Vivi


  8. says:

    Well, sempat milih acak karena saya sempat melihat cover novel ini di facebook jadi akhirnya milih ini untuk dibaca Saya ngiranya akan seru, yang satu suka sunrise yang satunya sunset menarik bukan Tapi, menurutku ceritanya terkesan berjalan lambat dan saya menunggu nunggu fajar dan senjanya di bahas tapi yang ada malah adegan show time yang sebenarnya tidak perlu diceritakan toh Gloria kan pemain harpa Sedikit kesal sih, tapi worth it karena saya jadi tahu banyak tentang Belanda.


  9. says:

    Buku ini seperti kebanyakan novel percintaan Kisah cinta dengan tokoh utama seorang perempuan yang dicintai beberapa laki laki Selain itu banyak bagian yang bertele tele atau terlalu mendeskripsikan sesuatu hal sehingga menjadikan buku ini sedikit membosankan Memang terkadang kita bisa menemukan beberapa kata mutiara yang cukup bagus Namun buku ini ditutup dengan ending yang cukup bagus yaitu cerita yang menggantung dan sedikit kejutan dari penulis.


  10. says:

    Logika cerita tidak terbangun dengan baik, sehingga merusak gaya penulisan yang menurut saya cukup bagus.Berikut ini adalah link review sayahttp kimfricung.blogspot.com 2014 0 Logika cerita tidak terbangun dengan baik, sehingga merusak gaya penulisan yang menurut saya cukup bagus.Berikut ini adalah link review sayahttp kimfricung.blogspot.com 2014 0


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *